Berubah Pikiran, Roberto Mancini Fix Latih Timnas Italia Sampai 2026

Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini. © AP Photo

Jakarta – Keputusan mengejutkan datang dari kursi kepelatihan Timnas Italia. Baru-baru ini, Roberto Mancini menandatangani kontrak baru yang membuatnya bertahan di Gli Azzurri sampai Piala Dunia 2026 mendatang.

Dibilang mengejutkan karena Mancini, pada bulan Februari lalu, telah menetapkan batas masa kepelatihannya di Timnas Italia. Ia mengaku hanya akan bertahan sampai Piala Dunia 2022 yang digelar di Qatar berakhir.

Keputusan itu disampaikan kepada Tiki Taka. Ketika ditanya soal masa depannya selepas menukangi Timnas Italia, pria 56 tahun tersebut mengaku ingin menjalani karir kembali sebagai pelatih klub.

Nampaknya Mancini berubah pikiran. Italia, melalui Gabriele Gravina selaku presiden FIGC, mengkonfirmasi kalau Mancini telah sepakat untuk memperpanjang masa abdinya sampai tahun 2026.

Menyelesaikan Proyek

Gravina berkata Mancini punya proyek yang harus diselesaikan bersama Timnas Italia. Selain mempersembahkan trofi, Mancini sepertinya dibebankan tugas mengorbitkan talenta muda Italia di pentas Internasional seperti yang dilakukan belakangan ini.

“Kami ingin memberikan kontinuitas dalam pekerjaan kami. Selain meraih trofi, ada pula proyek yang sedang dikerjakan,” ungkap Gravina seperti yang dikutip dari Football Italia.

“Mancini telah bekerja dengan sangat luar biasa selama dua tahun dan melangkah maju bersama proyek ini adalah tugas untuk menghormati federasi beserta fans kami,” lanjutnya.

Italia Percaya Diri

Tidak banyak pemain Italia usungan Mancini yang pantas dilabeli ‘bintang’, apalagi jika dibandingkan dengan skuad bertahun-tahun lalu yang dihuni pemain seperti Gianluigi Buffon hingga Francesco Totti.

Memang, regenerasi Italia nampak terputus. Mancini pun sepertinya sedang berusaha menyambungnya kembali dengan memberikan kesempatan kepada anak muda seperti Nicolo Barella, Federico Chiesa, hingga Nicolo Zaniolo.

Kendati demikian, Italia mampu meraih hasil-hasil apik. Bahkan Gli Azzurri belum pernah menyicipi kekalahan sejak tahun 2019. Tidak heran kalau mereka diselimuti kepercayaan diri yang tinggi sejak Mancini datang.

“Kami ingin membelai antusiasme fans Italia, sekarang kami bertujuan memenangkan trofi yang telah lama hilang selama bertahun-tahun dan kami harus mengedepankan diri sendiri,” pungkas Gravina.

Related Posts

Leave a Reply