Gantung Sepatu, Antonio Valencia Kirim Pesan ke Fans Manchester United

Antonio Valencia © AFP

Jakarta – Setelah lama malang berkecimpung sebagai pemain sepak bola profesional, perjalanan Antonio Valencia pun menemui akhir. Eks pemain Manchester United tersebut mengumumkan gantung sepatu melalui media sosial.

Karir profesional Valencia dimulai ketika dirinya menembus skuad inti El Nacional pada tahun 2003. Setelah dua musim dan mencatatkan 84 penampilan, ia hijrah ke Eropa untuk bermain bersama El Nacional.

Sayangnya, ia tidak pernah mendapatkan kesempatan yang layak selama berseragam klub asal Spanyol tersebut. Ia pun bergabung dengan Recreativo dan Wigan Athletic sebelum panggilan dari Manchester United tiba di hadapannya.

Pada tahun 2009, Valencia resmi menjadi bagian dari klub berjuluk the Red Devils tersebut. Ia bertahan selama 10 musim, mencatatkan 339 penampilan serta mencetak 25 gol sebelum akhirnya pulang ke Ekuador.

Pesan Menyentuh dari Valencia


Perjalanan Valencia bersama klub Ekuador, LDU Quito, tidak begitu panjang. Ia hanya bertahan selama dua tahun sampai akhirnya tawaran dari klub terakhirnya, Queretaro, sampai di awal musim 2020/21.

Valencia merasa bahwa ini adalah akhir dari perjalanan karirnya yang begitu panjang. Pada Kamis (13/5/2021), ia mengumumkan keputusan gantung sepatu sekaligus memberikan pesan kepada fans Manchester United.

“Di usia yang ke-14 tahun, saya meninggalkan keluarga, desa, dan tim pertama saya untuk pergi ke ibukota. Saya bepergian dengan banyak nostalgia namun penuh dengan harapan,” buka Valencia dalam suratnya yang diunggah ke media sosial.

“Beberapa tahun setelahnya, saya bisa bepergian ke Eropa, sesuatu yang tidak pernah saya impikan. Saya bermain di Spanyol, lalu tiba di rumah kedua saya: Inggris,” lanjutnya.

Takkan Melupakan Manchester United


Tidak bisa dimungkiri, Premier League merupakan rumah buat Valencia. Kalau dihitung-hitung, ia lebih banyak menghabiskan karirnya sebagai pesepakbola profesional di Inggris ketimbang di kampung halamannya.

“Pengalaman di Wigan itu unik, kemudian Tuhan memberikan saya kesempatan untuk bergabung dengan Manchester United,” sambung pesan dari Valencia.

“Saya takkan pernah melupakan semua yang saya alami di Old Trafford. Saya takkan pernah melupakan setiap tujuan, setiap trofi dan penggemar yang sangat luar biasa,” tutup pria berumur 35 tahun tersebut.

Valencia tiba ketika pelatih legendaris Manchester United, Sir Alex Ferguson, berada di penghujung karirnya. Ia menyumbang total sembilan gelar, dua di antaranya berasal dari Premier League di tahun 2011 dan 2013.

Terima Kasih atas Rasa Cintanya


Setelah melalui perjalanan yang begitu panjang, tubuh sang pemain tidak bisa lagi mengikuti keinginannya. Oleh karena itu, ia memilih gantung sepatu.

“Saya tak pernah berpikir momen gantung sepatu akan datang secepat ini, namun tubuh telah meminta saya untuk membuat keputusan ini. Saya mengumumkan pengunduran diri dari sepak bola,” kata Valencia lagi.

“Saya ingi berterima kasih kepada semua orang yang telah menjadi bagian dalam karir dan hidup saya. Tuhan yang paling pertama, karena selalu memberkati saya. Zoila dan anak saya, Domenik, yang selalu menjadi pilar saya. Orang tua saya yang telah memberikan banyak hal. Kepada fans di semua negara yang pernah saya tempati, saya selalu berusaha memberikan yang terbaik. Terima kasih atas cinta dan dukungannya,” tutup pria berumur 35 tahun tersebut.

Twitter

Related Posts

Leave a Reply